Rabu, 26 Mei 2010

.: 22 VS 1 :.

Sebuah cerita yang menarik.. Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampong tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula ia keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk.

Di saat itu, si pendeta agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini." Pemuda arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, "Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya. " Barulah pemuda ini beranjak keluar.

Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang pendeta, "Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim." Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu." Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun, pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.

Pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat."Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silakan! Sang pendeta pun mulai bertanya, "

1. Sebutkan satu yang tiada duanya,
2. dua yang tiada tiganya,
3. tiga yang tiada empatnya,
4. empat yang tiada limanya,
5. lima yang tiada enamnya,
6. enam yang tiada tujuhnya,
7. tujuh yang tiada delapannya,
8. delapan yang tiada sembilannya,
9. sembilan yang tiada sepuluhnya,
10. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
11. sebelas yang tiada dua belasnya,
12. dua belas yang tiada tiga belasnya,
13. tiga belas yang tiada empat belasnya.
14. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?
20. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?
21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
22. Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?"

Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata,

1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
2. Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah SWT berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra': 12).
3. Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.
5. Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.
6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah SWT menciptakan makhluk.
7. Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
8. Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang. Dan bukti-bukti itu ialah angin taufan, belalang, kutu, katak, darah, tongkat, tangan, belah laut, memayungi mereka dengan awan, al-man, al-salwa, batu hingga yang lain daripada tanda kekuasaan Allah yang mereka saksikannya.
10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah SWT berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).
11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf.
12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).
13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh. Allah SWT ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing." (At-Takwir: 18).
15. Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Yusuf:98)
17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keledai. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai." (Luqman: 19).
18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.
19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-Anbiya':69).
20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentera bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.


Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pun mula hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh pendeta.

Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"

Mendengar pertanyaan itu lidah pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia cuba mengelak. Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!"

Pendeta tersebut berkata, "Sesungguh aku tahu jawapan nya, namun aku takut kalian marah." Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda." Pendeta pun berkata, "Jawabannya ialah:

Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa Aasyhadu Anna Muhammadar Rasulullah."

Lantas pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.

Khamis, 20 Mei 2010

OPEN YOUR EYES - MAHER ZAIN


Look around yourselves
Can't you see this wonder
Spreaded infront of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony

Let's start question in ourselves
Isn't this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside..
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Look inside yourselves
Such a perfect order
Hiding in yourselves
Running in your veins
What about anger love and pain
And all the things you're feeling
Can you touch them with your hand?
So are they really there?

Lets start question in ourselves
Isn't this proof enough for us?
Or are we so blind
To push it all aside..?
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

When a baby's born
So helpless and weak
And you're watching him growing..
So why deny
Whats in front of your eyes
The biggest miracle of life..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look quiet we'll see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Open your eyes and hearts and minds
If you just look bright to see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Allah..
You created everything
We belong to You
Ya Robb we raise our hands
Forever we thank You..
الحمد الله
Alhamdulillah..

Khamis, 22 April 2010

Pisang dan Hati


Maryam, guru kelas Tadika menganjurkan satu permainan yang sungguh menarik untuk murid-muridnya. Setiap murid diminta membawa beg plastik yang berisi pisang yang tertulis nama orang yang paling mereka benci ke kelas pada esok hari. Jadi, jumlah pisang yang perlu dibawa bergantung kepada jumlah orang yang dibenci.

Keesokan harinya, setiap murid membawa beg plastic berisi pisang masing-masing. Ada yang membawa tiga biji, ada juga lima biji dan paling banyak lapan biji. Semuanya sudah ditulis nama orang yang paling mereka benci.

"Sekarang simpan pisang tu. Jangan lupa bawa ke mana sahaja kamu pergi selama seminggu. Inilah permainannya. Selepas seminggu, kita akan tahu keputusannya" beritahu Cikgu Maryam. Kanak-kanak tersebut menyimpan pisang masing-masing di dalam beg.

Hari demi hari berlalu, pisang tersebut mula berbintik-bintik dan akhirnya menjadi busuk . Kanak-kanak itu mula merungut dan marah. Mereka tidak menyukai permainan itu lagi kerana selain beg berat, badan berbau busuk. Ada yang menangis, enggan meneruskan permainan.

Seminggu berlalu, pagi-pagi lagi murid-murid Maryam sudah bersorak. Permainan sudah tamat. Tidak ada lagi beban dan bau busuk yang perlu dibawa.

"Okey semua, apa rasanya bawa pisang dalam beg ke sana ke mari selama seminggu?" tanya Cikgu Mayam. Semuanya serentak mengatakan mereka benci permainan itu. Mereka hilang kawan, sering diejek dan terpinggir. Lebih teruk lagi, terpaksa tidur, makan, mandi, bermain dan menonton TV dengan bau busuk.

"Itulah sebenarnya yang berlaku kalau kita simpan perasaan benci pada orang lain dalam hati. Bau busuk kebencian itu akan mencemari hati dan kita akan membawanya ke mana saja kita pergi. Jika kamu sendiri tidak boleh tahan dengan bau pisang busuk hanya untuk seminggu, cuba bayangkan apa akan jadi kalau kamu simpan kebencian sepanjang hidup kamu" beritahu Cikgu Maryam.

Maryam mengingatkan anak muridnya supaya membuang jauh-jauh perasaan benci daripada membebani hidup. Kemaafan adalah yang terbaik. Menyayangi lebih baik darpada membenci. Moralnya, jangan letak pisang dalam beg. Jangan simpan kebencian, dendam kesumat dan apa-apa yang mazmumah dalam hati. Macam pisang yg makin membusuk, begitu juga hati.

Rabu, 6 Januari 2010

.: QUNUT NAZILAH :.





Sabtu, 14 November 2009

.: CAWAN YANG CANTIK:.


sepasang datuk dan nenek pergi belanja di sebuah kedai cenderamata untuk mencari hadiah buat cucu mereka. kemudian mata mereka tertuju kepada cawan yg cantik.
'lihat cawan itu,'kata si nenek kepada suaminya.'kau betul,inilah cangkir tercantik yg pernah aku lihat' ujar datuk.

pada ketika mereka mendekati cawan itu,tiba-tiba cangkir yg dimaksudkan berbicara:-
'terima kasih untuk perhatian anda,perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik.sebelum menjadi cawan yg dikagumi,aku hanyalah selonggok tanah liat yg tidak berguna. namun suatu hari ada seorg penjunan dgn tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar. kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pening. 'Stop!Stop!' aku berteriak. tetapi org itu berkata, 'Belum!'Lalu ia mulai menyodok dan meninju aku berulang-ulang.

'Stop!Stop!' teriakku lagi.tapi org ini masih saja meninjuku,tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam api.

'Panas!Panas!' teriakku dgn kuat. 'Stop!Cukup!'teriaku lagi. tapi org ini berkata ,'Belum'. akhirnya is mengangkat aku dari api itu dan membiarkan aku sampai sejuk. aku fikir,selesailah penderitaanku.

oh ternyata belum. setelah sejuk aku diberikan kpd seorg wanita muda dan ia mula mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. 'Stop!Stop!' aku berteriak. wanita itu berkata, 'Belum!'. lalu ia memberikan aku kpd seorg lelaki dan ia memasukkan aku sekali lagi ke api yg lebih panas dari sebelumnya. 'Tolong! hentikan penyiksaan ini!, sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. tapi org ini tidak peduli dgn teriakanku.ia terus membakarku. setelah puas 'menyiksaku' kini aku dibiarkan sejuk. setelah benar2 sejuk seorg wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. aku melihat diriku. aku terkejut sekali. aku hampir tidak percaya, kerana dihadapanku berdiri sebuah cawan yg begitu cantik. semua kesakitan dan penderitaanku yg lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

--------------------------------------
seperti inilah kehidupan yg membentuk kita. dalam perjalanan hidup akan byk kita temui keadaan yg tidak menyenangkan,sakit,penuh penderitaan,dan byk air mata. tetapi inilah satu-satunya cara utk mengubah kita supaya menjadi'cantik'
jgn lupa bahawa cubaan yg kita alami tdk akan melebihi kekuatan kita. Ertinya tdk ada alasan utk tergoda dan jatuh dlm dosa apabila anda sedang menghadapi ujian hidup. jgn kecil hati,krn Tuhan sedang membentuk anda. bentukan2 ini mmg menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai,anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk anda utk kehidupan yg lebih baik dan bermakna di hari kemudian dan hari pembalasan(akhirat).

UJIAN BUATMU


Pertama dan selamanya alhamdulillah syukur ke hadrat illahi, sekian lama meninggalkan blog ini bersawang tanpa adanya ubat-ubat dan penawar yang boleh membersihkan sawang ini. Alhamdulillah saya cuba untuk membersihkanya.
Nampaknya habis sudah 1 sem berada di UTM skudai, kini sudahpun tahun 2 selepas 3 tahun berada di UTMKL. Berada disini bukanlah sesuatu yang boleh dikatakan membanggakan. Sebagai hamba Allah ujian yang mendatang adalah sebagai satu tempoh untuk mematangkan serta memantapkan iman kita. Di dunia akhir zaman ini, anak adam tidak mudah untuk terlepas dari fitnah dunia. Ini telahpun dinyatakan di dalam hadith yang soheh.

Sebagai hamba Allah, saya juga seperti kalian semua yang juga tidak terlepas dari ujian Allah SWT. Sebenarnya inilah satu peluang bagi kita untuk memantapkan iman kita. Masih lagi saya ingat akan nasihat seorang sahabat kepada saya ketikamana Allah memberi sedikit ujian kepada saya. “Allah takkan timpakan ujian melainkan hambanya dapat hadapinya” inilah antara bait-bait kata sahabat yang cuba memberi sebuah semangat dan ingatan.

Sudahpun 3 hari sebenarnya saya habis menjalani peperiksaan akhir bagi sem yang pertama saya disini. Agak boleh tahan jugakla. Gelagat mahasiswa disini tidak ada bezanya sewaktu saya berada di UTMKL suatu ketika dahulu, surau dan masjid ramainya tetamu tidak seperti kebiasaannya. Teringat saya akan satu khutbah jumaat, ketika itu khatib memberitahu janganlah kita beribadat dan beramal mengikut musim sahaja, beramal dan beribadatlah kamu sepanjang masa kepada Allah. Kita tidak lain dan bukan diciptakan Allah untuk beribadat kepada Allah. Ya, kini kita melihat akan sesuatu yang bukan lagi jarang-jarang berlaku, tetapi ia kerap berlaku dan sudahpun menjadi tradisi masyarakat kita.

Sahabat sekalian, manusia juga dicipta sebagai khalifah di muka bumi Allah SWT ini. Tidak lain dan tidak bukan kita adalah daie yang seharusnya mempunyai iman dan amal. Alhamdulillah, didalam keretapi ketikamana dalam perjalanan pulang kerumah dari Johor Bahru, ada seorang pakcik yang sudahpun berumur dengan berpakaian lusuh dan mengenakan serban bercorak merah duduk dibelakang tempat duduk saya. Ketika itu saya tidaklah terlalu mempedulikan pakcik itu, tetapi apabila sampai sahaja di stesen mengkarak, pakcik itu meminjam akhbar dengan rakan di sebelah saya, maka dipendekkan cerita terjadilah ta’aruf. Rupa-rupanya pakcik itu orang tumpat Klate. “namo gapo gak anok ni” kata pakcik itu. Saya pun memperkenalkan nama saya. Tiba-tiba sahaja “kamu adalah pendakwoh, kito semuo adalah pendakwah, hari ini kita ramai ore yang nok bawak dakwoh, kecek tentang amal, kecek tentang iman tapi ore yang bawak dakwoh tu tok sedar yang dio tu tok beramal, buat program dakwah sampai pukul tigo empat pagi, subuh pah mano, tak berjemaah, bangun lewat…masyaAllah nauzubillah” inilah kata-kata pakcik yang saya baru kenal tadi. Kuatnya pakcik ni bercakap, masyaAllah satu gerabak dengar, menjadi tumpuan sekejap.

DABBB!!! Terdedik dalam hati saya alangkah besar ujian buatmu wahai daie, membawa kata-kata menyedarkan orang tetapi beban kepada diri sendiri lagi besar menanggung kata-kata.

“ Wahai orang-orang Yang beriman! mengapa kamu memperkatakan apa Yang kamu tidak melakukannya! Amat besar kebenciannya di sisi Allah - kamu memperkatakan sesuatu Yang kamu tidak melakukannya.”
( As Soff : 3-4 )


Ayat ini sebenarnya tidak asing lagi buat mereka yang bergelar daie. Marilah sahabat sekalian kita merenung jauh akan kata-kata pakcik tersebut. Ya, ada benarnya. Ramai hari ini yang punyai ijazah, master, PHD dan sebagainya dalam bidang tersendiri, tetapi siapakah kita tanpa persiapan dalam membimbing diri kejalan dunia dan akhirat dengan iman dan amal yang sebenar-benarnya. Wahai daie sekalian, kalian ibarat membaling bola kedinding, membaling bola yang akhirnya bola itu kembali kepada diri sendiri. Menunding satu jari, tetapi jari yang banyak lebih tebah kearah diri sendiri.
Wallahualam
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...